Pendekatan Metode Kaizen Poka Yoke

Pendekatan Metode Kaizen Poka Yoke

 

Pendekatan metode kaizen poka yoke, Manajemen kaizen merupakan suatu istilah dalam bahasa jepang yang bermakna “perbaikan berkesinambungan” yang melibatkan semua orang dalam manajemen perusahaan baik manajemen puncak, manajer, supervisor maupun karyawan. Manajemen Kaizen suatu metode yang berfokus pada tindakan perbaikan menuju ke arah yang lebih baik dari sebelumnya dalam menjalankan proses operasional dalam bidang manufaktur, engineering, development maupun bussiness management. Dalam penerapannya, kaizen harus dimulai dari perubahan pola pikir (mindset) dari setiap individu dari perusahaan tersebut. Perlu diingat bahwa melihat keberhasilan pencapaiannya tidak dapat dalam jangka pendek tetapi merupakan suatu akumulasi keberhasilan dalam konteks jangka panjang.
Sama seperti dengan Kaizen, kata “Poka Yoke” berasal dari bahasa jepang yang artinya yaitu mencegah kesalahan yang dikarenakan kecerobohan akibat dari Sumber Daya Manusia (SDM). Konsep Poka Yoke ini pada dasarnya sama sepertinya sifat manusia yaitu pelupa dan cenderung untuk melakukan kesalahan. Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan tersebut maka Poka Yoke ini menjadikan suatu metode yang sangat penting untuk menghindari kesalahan yang terjadi. Poka Yoke ini digunakan untuk pencegahan langsung dari akar penyebab (root cause) kesalahan dan menarik perhatian khusus dalam suatu pekerjaan sehingga tidak memiliki kemugkinan untuk berbuat kesalahan.

Berikut macam-macam sifat manusia yang dapat menyebabkan terjadinya kesalahan manusia (Human Error) diantaranya yaitu:

• Lupa
• Melanggar aturan/prosedur yang sudah ditetapkan
• Kesalahpahaman
• Ketidaktelitian
• Sabotasi (unsur kesengajaan)
• Tidak konsentrasi dalam menjalankan pekerjaan
Kurangnya melakukan training / pelatihan

Konsep pendekatan Poka Yoke yang umumnya digunakan dalam perusahaan yaitu meliputi 2 (dua) pendekatan diantaranya yaitu :

1. Prevent Mistakes

Pendekatan ini digunakan untuk mencegah terjadinya kesalahan sebelum kesalahan atau permasalahan kualitas itu terjadi. Metode yang digunakan untuk pendekatan Prevent Mistakes yaitu metode pengawasan (Control Method) dan metode peringatan (Warning Method).

2. Detect Mistakes

Pendekatan ini dilakukan setelah kesalahan atau permasalahan kualitas telah terjadi. Metode yang digunakan dalam pendekatan Detect Mistakes yaitu Contact Method, Fixed Value Method dan Motion Step Method.

Adapun tujuan dilakukan penerapan dengan menggunakan metode Poka Yoke, yaitu untuk:
1. Mengurangi atau menghilangkan inspeksi 100%
2. Meminimalisir kesempatan untuk melakukan kesalahan
3. Meminimalisir terjadinya kecacatan atau kerusakan
4. Mengurangi ketergantungan kepada tenaga manusia untuk melakukan deteksi
5. Zero Defect (Nol Kerusakan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *