Penerapan Metode Poka Yoke Manajemen Kaizen

Penerapan Metode Poka Yoke Manajemen Kaizen

 

Penerapan metode poka yoke manajemen kaizen, Dalam penerapan metode Poka Yoke yaitu untuk mencegah terjadinya pemborosan yang diakibatkan oleh kesalahan sumberdaya manusia (human error), baik dalam penerapan lean manufacturing maupun lean manajement rumah sakit sangat diperlukan penerapan metode poka yoke dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya. Tujuan lain metode Poka Yoke dalam manajemen kaizen yaitu untuk mencegah terjadinya cacat dalam produksi. Perkembangan metode Poka Yoke banyak digunakan dalam berbagai macam segi baik rumah sakit, manufacturing dan lain-lainnya.
Poka yoke berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan, bukan untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi karena, misalnya, kelalaian operator karena kelelahan atau kejenuhan. Poka yoke sangat berguna untuk dapat menyediakan solusi pencegahan kesalahan, bahkan jika operator kehilangan konsentrasi atau kelelahan.

Berikut fungsi dasar penerapan Metode Poka Yoke, diantaranya yaitu:

1. Control, yaitu pengawasan atau pengontrolan proses untuk mencegah kesalahan atau kerusakan mengalir ke proses berikutnya. Dengan mencegah kesalahan terjadi dan tidak memungkinkan kesalahan terjadi karena secara sistem sudah dicegah
2. Shutdown, yaitu melakukan berhenti melakukan pekerjaan jika terdeteksi kesalahan atau kerusakan
3. Warning, yaitu memberikan peringatan jika terdapat ketidaknormalan, kesalahan ataupun kerusakan. Misalnya berupa lampu atau bunyi tertentu saat system yang mampu mendeteksi terjadinya kesalahan pada input proses, parameter proses, ataupun pada keluaran dari proses

Adapun langkah –langkah penerapan Poka Yoke dalam menyiapkan metode ini dalam perusahaan diantaranya meliputi:

1. Deskripsikan kerusakan atau potensi kerusakan yang akan diselesaikan. Buatlah ratio atau persentase kerusakan yang terjadi.
2. Mengidentifikasi proses mana yang menyebabkan terjadi kerusakan.
3. Menuliskan secara jelas dan rinci langkah kerja pada proses yang akan di analisis.
4. Perhatikan dengan seksama proses tersebut, apakah ada perbedaan dengan apa yang telah dirinci.
5. Mengidentifikasi langkah kerja ataupun kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan / kesalahan kerja seperti lingkungan, alat pengukuran dan peralatan kerja. Pergunakanlah metode penyelesaian masalah 5 WHY untuk mendapatkan akar dari faktor penyebabnya.
6. Identifikasikan peralatan Poka Yoke yang akan dipakai untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
7. Lakukan Evaluasi ulang setelah penerapan peralatan Poka Yoke.
Apabila motode Poka Yoke dapat dijalankan dengan baik maka kesalahan dapat dicegah secara cepat sehingga cacat produk dapat dihindari. Dengan menghilangkan root-cause dari cacat, biaya karena kesalahan dan cacat yang harus dikeluarkan perusahaan akan berkurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *