Personal Power Dalam Proses Pengembangan Kepribadian

Personal Power Dalam Proses Pengembangan Kepribadian

 

Personal Power Dalam Proses Pengembangan Kepribadian, Masing-masing individu pasti memiliki kekuatan pribadi (personal power) yang tinggal menunggu perintah untuk dijalankan. Kekuatan ini berupa pikiran yang dimiliki, kata-kata yang diucapkan, dan tindakan yang diambil. Personal power adalah kemampuan mengelola pikiran, ucapan, dan tindakan yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan juga orang-orang yang ada di sekitar. Personal power tidak bergantung pada latar belakang pendidikan atau posisi yang dipegang. Melainkan pada kesadaran untuk mengamati pikiran yang ada di kepala. Kata-kata yang diucapkan pun sangat mewakili apa yang diyakini. Kemudian perilaku mencerminkan apa yang dipercaya sebagai kebaikan bagi diri dan sesama. Personal power tidak dapat diwariskan, ia lahir dari kecakapan berinteraksi sosial yang menekankan pada menghormati dan memanusiakan individu. Ia juga lahir dari keterampilan mengasah dan menumbuhkan rasa kepedulian berupa empati dan simpati dalam interaksi sosial yang panjang.

Keselarasan antara pikiran, ucapan dan tindakan ini menjadi kunci dalam pengelolaan personal power.

1. Kekuatan Mimpi (The Power of Dreams)
Impian adalah ambisi dari dalam diri manusia yang menjadi penggerak untuk maju. Impian merupakan hasrat yang akan menggerakkan manusia untuk mewujudkannya. Dunia ini bertumbuh dengan peradaban yang lebih tinggi dan teknologi yang lebih hebat itu berkat impian orang-orang besar. Impian dapat menjamin keberhasilan, karena senantiasa menjadi sumber motivasi hingga mencapai tujuan atau menggapai tujuan selanjutnya.

2. Kekuatan Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)
Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan akan menentukan masa depan seseorang. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana seseorang dapat mengalahkan diri sendiri dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar tentu dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan. Dengan belajar dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar merupakan proses seumur hidup. Sehingga dalam kehidupan ini senantiasa belajar, seorang individu akan dapat terus meningkatkan taraf kehidupan pada tingkat yang lebih tinggi.

5. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran merupakan anugerah yang paling besar dan terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif dapat meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual akan ikut bertumbuh dan berkembang ke tingkatan yang lebih tinggi.

6. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)
Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru dengan melalui berbagai kesulitan itulah, seorang indivindu dibentuk menjadi seorang yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Kegagalan merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

7. Kekuatan Kasih (The Power of Love)
Tanpa memahami kekuatan cinta, mungkin tidak akan bertanggung jawab dan hanya sekedar memperturutkan emosi tanpa kebijaksanaan. Namun membedakan makna cinta juga tidaklah mudah. Sulit untuk dirumuskan dengan kalimat sederhana, karena urusan cinta menembus berbagai lapisan alam kenyataan. Sifatnya metafisik, mendasari keberadaan segala sesuatu. Setiap orang mempunyai interpretasi atau pengartian sendiri tentang cinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *