Program Komunikasi Internal

Program Komunikasi Internal

 

Komunikasi internal sangat berperan penting dalam proses penyebaran informasi dalam organisasi, dimana informasi merupakan aspek krusial yang harus ada dalam perusahaan atau organisasi. Dengan adanya penyampaian dan penerimaan informasi yang baik melalui komunikasi internal, para anggota dalam perusahaan dapat menyamakan pandangan serta visi dan misi untuk kelangsungan perusahaan dan tujuan bersama. Komunikasi internal yang terjalin dengan baik juga dapat membantu memupuk dan mempererat hubungan yang terjalin antara pihak eksternal perusahaan, dimana hal ini tentunya akan dapat memperkukuh kekuatan perusahaan itu sendiri. Komunikasi internal secara sederhana adalah komunikasi yang terjadi dan dilakukan oleh para pihak internal atau anggota dalam perusahaan, baik yang dilakukan secara formal maupun informal. Komunikasi internal dalam suatu perusahaan memang sedikit berbeda dengan komunikasi sehari-hari yang biasanya dilakukan, dimana lebih banyak aspek komunikasi formal dan tertulis yang diterapkan. Misalnya saja pemberitahuan melalui email, memo dari atasan, surat pemberitahuan, peraturan yang dibuat oleh perusahaan, buletin rutin perusahaan, atau papan pengumuman. Meski begitu, bukan berarti tidak ada bentuk komunikasi secara lisan dan informal yang terjadi dalam lingkungan perusahaan.

Berbagai program komunikasi internal (Internal Communications Program) yang dapat menumbuhkan hubungan baik dengan karyawan, menurut Rosady Ruslan (1999:257) antara lain sebagai berikut :

1.  Program Pendidikan dan Pelatihan

Program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh perusahaan, yakni dalam upaya meningkatkan kualitas ketrampilan (skill) karyawan, dan kualitas maupun kuantitas pemberian jasa pelayanan dan sebagainya.

2.  Program Pencapaian Motivasi Kerja Berprestasi

Program ini dikenal dengan istilah Achievement Motivation Training (AMT), dimana dalam pelatihan tersebut diharapkan dapat mempertemukan antara motivasi dan prestasi kerja karyawan dengan harapan-harapan atau keinginan dari pihak perusahaan dalam mencapai produktivitas yang tinggi.

3.  Program Penghargaan

Program penghargaan disini dimaksudkan sebagai upaya pihak perusahaan (pimpinan) memberikan suatu penghargaan kepada karyawan, baik yang berprestasi kerja maupun cukup lama masa pengabdiannya secara terus menerus dan lain sebagainya. Dalam hal ini, penghargaan yang diberikan itu akan menimbulkan loyalitas dan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap perusahaan.

4.  Program Acara Khusus (Special Events)

Program acara khusus (special events) merupakan program yang dengan sengaja dirancang di luar bidang pekerjaan sehari-hari, misalnya menghadapi event ulang tahun perusahaan dengan mengadakan kegiatan keagamaan, olah raga, lomba dan hingga bertamasya bersama yang dihadiri oleh pimpinan dan semua karyawannya dengan maksud menumbuhkan rasa keakraban bersama diantara sesama karyawan dan pimpinan.

5.  Program Media Komunikasi Internal

Ini merupakan program pembuatan media komunikasi seperti buletin, majalah dinding, majalah perusahaan, newsletter, papan pengumuman, buku penuntun dan pedoman kerja, yang memberikan pesan, informasi, dan berita yang berkaitan dengan kegiatan antar karyawan, perusahaan atau pimpinan.

Komunikasi internal terutama berfokus pada mengkomunikasikan visi dan misi perusahaan serta kegiatan yang mendukung visi dan misi tersebut, menginformasikan perubahan bisnis kepada karyawan, dan memberikan informasi yang terkait dengan hal-hal yang mendukung karyawan dalam melakukan pekerjaannya. Dasar dari komunikasi internal adalah keterlibatan karyawan dan kepemimpinan. Komunikasi internal tidak dapat berjalan tanpa adanya keterlibatan dari karyawan, sebagai hasil dari keterlibatan pemimpin yang kompeten. Ketika karyawan merasa tidak dilibatkan, atau ketika pemimpin tidak memahami fungsi dari komunikasi internal, informasi menjadi terisolasi, baik di dalam maupun antar unit kerja. Melibatkan karyawan melalui komunikasi internal berarti memberikannya informasi, mendidik dan/atau mengilhaminya. Karyawan yang terlibat akan merasa dihargai dan peduli. Tingkat keterlibatan yang tinggi akan meningkatkan semangat dalam bekerja, meningkatkan produktivitas dan mengarah pada lingkungan kerja yang lebih baik secara umum. Komunikasi yang efektif memastikan bahwa karyawan tersebut benar-benar memahami perusahaan, nilai dan tujuannya, apa yang diharapkan dari mereka untuk mencapai tujuan perusahaan dan bagaimana untuk sepenuhnya terlibat sesuai dengan peran mereka masing-masing.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *